Sejarah Asal Usul Tahun baru Masehi

Sejarah Asal Usul Tahun baru Masehi

Hampir setiap tahun berbagai bangsa di dunia merayakan bersama – sama pesta tahunan merayakan pergantian tahun masehi.

dimulai dari tanggal 30 desember (New year Eve) sampai  awal menit di tanggal 1 January , hari terakhir dalam Gregorian calender.

Gregorian Calender adalah kalender yang paling banyak digunakan di dunia saat ini.

kalender yang pertama diperkenalkan pada oktober tahun 1582 diambil dari nama Pope Gregory XIII.

Perayaan Tahun Baru pertama.

Sejarah Asal Usul Tahun baru Masehi

Perayaan tahun baru pertama yang pernah  dicatat oleh manusia, adalah festival tahun baru rakyat babilon kuno pada 4000 tahun sebelum Masehi.

menurut rakyat babilon kuno, tahun baru ditandai oleh titik musim semi matahari (ekuinoks vernal), biasanya ada pada  20 maret saat cahaya dan kegelapan memiliki jumlah yang sama.

Akitu, pesta perayaan yang mereka lakukan berupa berbagai ritual yang dilakukan selama 11 hari. dengan tambahan pada hari pertama di tahun baru.

Atiku merayakan kemenangan Dewa langit Marduk melawan Dewi laut jahat Tiamat.

pada hari itu raja baru akan dilantik dan titah raja sebagai mandat yang maha kuasa diperpanjang.

setelah itu peradaban baru mulai bangkit dan pembuatan kalender berevolusi pada masa kemasa.

saat Januari menjadi  awal bulan.

walaupun kalender yang kita pakai mengacau pada kalender Gregorian. sebenarnya kalender tersebut mengacu pada kalender Romawi, kalender Julian.

di awal – awal kalender romawi itu hanya berisi 10 bulan dan 304 hari. dengan awal tahun baru ditandai dengan ekuinoks Vernal.

kalender  bangsa romawi itu pertama diciptakan oleh Romulus, Pendiri dari kota roma 8 abad sebelum masehi lalu, raja selanjutnya Numa Pompilius, menambahkan januarius dan februarius.

dalam beberapa abad, kalender seperti tak sinkron dengan gerak bumi dengan matahari.

lalu pada 46 sebelum masehi Emperor Julius Cesar memutuskan untuk menkonsultasikan dengan ahli matematika dan astronomi.

untuk memperkenalkan Julian Calender, yang mirip dengan gregorian kalender yang banyak digunakan orang saat ini.

salah satu perubahan mendasar adalah menjadikan tanggal satu januarius sebagai awal tahun, untuk menghormati Janus Dewa Permulaan.

saat itu Warga Romawi merayakan hari Janus dengan berbagi hadiah, merias rumah mereka dan berpesta.

lalu beberapa abad kemudian Para pembesar kristen saat itu mengganti awal tahun dengan 25 desember (natal) atau pada Maret 25 (jumat agung)

Hingga Paus Gregory XII mengembalikan awal tahun ketempatnya semula 1 januari.

 

 

 

 

 

 

 

It's only fair to share...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *