Apa itu ASEAN, seberapa penting untuk Indonesia

Apa itu ASEAN, seberapa penting untuk Indonesia


Apa itu ASEAN????

Persatuan Bangsa – bangsa asia tenggara atau lebih dikenal sebagai Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) pertama kali didirikan di Bangkok (Thailand) pada tanggal 8 Agustus 1967, melalui perwakilan dari Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura dan Thailand.

Diwakili oleh Menteri luar negeri dari masing – masing.negara yaitu :

Indonesia : Adam Malik

Menjabat sebagai menteri luar negeri Indonesia pada kabinet Ampera II. lahir pada tanggal 22 Juni 1917 di Pematang Siantar (Sumatra Utara). Beliau pernah menjabat sebagai wakil presiden Republik Indonesia ketika masa orde baru. kecermerlangan beliau membuatnya dipercaya untuk menjadi wakil Indonesia untuk menghadiri acara ASEAN tersebut.

Malaysia : Tun Abdul Rajak

Tokoh pendiri asean yang berasal dari Malaysia. Negarawan ini lahir pada tanggal 11 Maret 1922. Beliau dikenal sebagai sosok yang cerdas dan sangat cinta kepada tanah airnya. Karena dedikasinya tersebut, beliau mendapat gelar Bapak Pembangunan Malaysia.

Thailand : Thanat Khoman

Wakil pendiri ASEAN dari negara Thailand. Ia  mendapat gelar doktor dari salah satu universitas ternama di negara Prancis. Puncak Karir politiknya adalah ketika menjadi Wakil Perdana Menteri Thailand yang cukup dielu-elukan masyarakat Thailand waktu itu hingga sekarang.

FILIPINA : NARCISO RAMOS

Ayah dari mantan presiden Fidel Ramos ini adalah perwakilan dari Filipina. bersama dengan duta besar Joaquin Elizalde mendirikan krdutaan besar Filipina di Washinton Dc. dia juga menjadi tokoh central dalam terbentuknya Asean Pacific council (ASPAC)

Singapore : Sinnathamby Rajaratnam

Beliau merupakan wakil pendiri ASEAN asal Singapura. Beliau lahir di Sri Langka 25 februari 1915. Beliau pernah menjabat sebagai wakil Perdana Menteri Singapura selama 5 tahun periode 1980-1985.


Sejarah ASEAN

Semangat terbentuknya ASEAN adalah keinginan  besar negara Asia tenggara untuk memiliki ekonomi yang lebih baik dan juga ketakutan bersama terhadap Komunisme setelah perang Vietnam berakhir.

ASEAN mulai bisa menyatukan visinya pada pertengahan 70an, dimana pengaruh Perang Vietnam secara geopolitik dan juga pertumbuhan ekonomi regional kawasan, membuat  ASEAN dapat secara bersama merespon Serangan Vietnam ke Kamboja (Cambodia)pada tahun 1979.

Pada akhir Perang Dingin pada akhir 1980 memungkinkan negara-negara asia tenggara menggunakan kebebasan politik yang lebih besar di wilayah. Brunei bergabung di tagun 1983.

Dan pada 1990an ASEAN tumbuh menjadi suara mayor dalam perdagangan regional dan isu keamanan di asia tenggara.

pada 28 July 1995 Vietnam menjadi anggota ketujuh ASEAN, LAOS dan Myanmar (BURMA) bergabung dua tahun kemudian pada 23 july 1997.

Kamboja seharusnya bergabung diwaktu yang sama tapi mesti delay dua tahun karena konflik dalam negeri dan akhirnya menjadi anggota pada 1999 setelah memiliki pemerintahan yang stabil.


Seberapa Penting ASEAN untuk Indonesia

ASEAN sangat penting bagi Indonesia, karena sebagai kekuatan kolektif untuk mempertahankan perdamaian dan stabilitas kawasan yang dinamis serta mampu mengatasi berbagai tantangan dan memanfaatkan peluang; sebagai organisasi untuk meningkatkan kerjasama ekonomi dan pembangunan serta kerjasama sosial dan budaya; sebagai wadah untuk mewujudkan kepentingan masyarakat.

Kepentingan lainnya adalah untuk memperoleh dukungan bagi kepentingan domestik (border issues, extradition, recovery of the proceeds of corruption, interfaith dalogue, dan lain-lainnya); dan meningkatkan bargaining power Indonesia secara kolektif di berbagai forum internasional.

 

 

 

It's only fair to share...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *